
BSIP JATIM GELAR SEMINAR HASIL KEGIATAN TA 2024
Malang, 9 Januari 2024 - Bertempat di Ruang Bougenville, BSIP Jawa Timur menggelar Seminar Hasil Kegiatan Tahun Anggaran 2024. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala BSIP Jawa Timur, Dr. Agus Wahyana Anggara, S.Si, M.Si bersama dengan Ka. Subbag Tata Usaha (Putu Bagus Daroini, SP, M.Sc), Ketua Tim Kerja Program dan Evaluasi (Dr. Gunawan, M.Si), Ketua Tim Kerja Diseminasi Standar Instrumen Pertanian (Rika Asnita, SP, M.Sc), Koordinator KJF (Abu Bakar, S.Pt, MM), serta staff BSIP Jawa Timur.
Mengawali kegiatan Ketua Tim Kerja Program dan Evaluasi, Dr. Gunawan, M.Si selaku ketua panitia menyampaikan bahwa seminar hasil ini merupakan wujud pertanggungjawaban atas kegiatan yang telah dilaksanakan di Tahun 2024. "Seminar hasil ini dilaksanakan sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap kegiatan TA 2024, sekaligus menjadi wadah untuk menerima saran agar perbaikan dapat dilaksanakan secara akuntabel. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh ASN BSIP Jawa Timur baik secara luring maupun daring. Seminar hasil kegiatan BSIP Jawa Timur TA 2024 ini akan dilaksanakan selama 2 hari, yaitu Kamis (9/1/2024) dan Senin (13/1/2024). Khusus hari ini adalah kegiatan teknis, kegiatan Program dan Evaluasi, serta kegiatan Diseminasi Standar Instrumen Pertanian. Sementara pada hari Senin akan dialsakanan pemaparan sektor manajemen , serta presentasi layout masing-masing cluster, KP Mojosari dan Lab. Diseminasi Wonocolo", ungkap Dr. Gunawan, M.Si.
Acar secara resmi dibuka oleh Kepala BSIP Jawa Timur, Dr. Agus Wahyana Anggara, S.Si, M.Si. "Saya sampaikan terimakasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada teman-teman semua yang sudah berkinerja bagus di Tahun 2024. Ini dibuktikan dengan tercapainya Indikator Kinerja Utama (IKU) kita dan semuanya diatas target. Meskipun IKU kita sudah tercapai, kedepan perlu dipersiapkan kembali untuk mengantisipasi permasalahan yang ada". Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa seminar hasil kegiatan merupakan sarana evaluasi untuk memperbaiki kinerja kedepannya. Dalam kesempatan yang sama, beliau kembali mengingatkan bahwa peningkatan kemampuan dan kapasitas SDM BSIP Jawa Timur mutlak dilakukan. "Kita harus meningkatkan kemampuan dan kapasitas. Sudah ada fasilitas yang harus dimaksimalkan. Anggaran akan dikelola dengan cara yang paling efektif, efisien dan produktif, ini yang akan diseminarkan pada hari senin", ungkap beliau.
Pada hari pertama ini kegiatan dilaksanakan dalam 3 sesi. Pada sesi pertama dengan dimoderatori oleh Ajun Prayitno, SST, M.Sc dilaksanakan pemaparan laporan 1). Identifikasi Standar Instrumen Pertanian Spesifik Lokasi Tanaman Pangan Komoditas Padi (Abu Bakar, S.Pt, MM), 2). Pendampingan Pengujian Penerapan Standar Instrumen Pertanian (Laitaul Isnaini,STP, MTP), dan 3). Perbenihan padi 26 Ton SS (Ardiansyah, S.ST). Pada sesi kedua yang dimoderatori oleh Ali Ari Widodo, SP, MP dilaksanakan pemaparan 1). ICARE di Jawa Timur (Dr. Gunawan, M.Si), 2). Bimtek Penguatan Kapasitas Penerap Standar Pertanian Mendukung Program Kementan (Putu Bagus Daroini, SP, M.Si), 3). Bimtek Penguatan Kapasitas Penerap Standar Pertanian Mendukung UPSUS Percepatan Tanam Peningkatan Produksi Padi dan Jagung 2024 di Kabupaten Pacitan, Trenggalek, Ponorogo,Tulungagung, dan Jember (Irma Susanti, SP, MP). Sementara itu di sesi terakhir, dengan dimoderatori oleh Ericha Nurvia Alami, STP, MTP dilakaa akan 3 pemaparan materi yaitu 1). Program dan Monev (Dr. Gunawan, M.Si), 2). Perbibitan Ayam KUB (Arif Cahyono, S.ST), serta 3). Tim Kerja Diseminasi Standar Instrumen Pertanian (Pengelolaan KP dan Laboratorium, Layanan Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi) (Rika Asnita, SP, M.Sc)